a Jakarta-based film critic

jeda

sajak oleh Mashur Zikri

Melayangterbangkan itu, imajiku
terkurung di bawah sinar,
menggantung di bawah langit-langit

Resah dibalut rindu
Gejolak asmara membara,
mencumbu bayangan kian pahit

Harapkan aroma suaramu
gerutuanmu buatku gembira
akibatkan aku kehilangan sakit

Ku bertanya kepada raga
Kau jawab tanpa meronta
maka kuberikan segalanya

Semuanya bukanlah mimpi
Jikalau kurasakan senyumanmu
menyentuh mengukir senyumku

Hari ini

Ku harap dapat melihat
batang hidungmu dari dekat

Harap kedatanganmu
sesuai dengan imajiku
yang ingin ku buang itu


26 Juni 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Basic HTML is allowed. Your email address will not be published.

Subscribe to this comment feed via RSS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: