a Jakarta-based film critic

Jadi, bolehkah mendirikan sebuah kelompok studi independen di lingkungan UI dengan menyematkan kata “UI” atau “Universitas Indonesia” di nama kelompok itu, lalu menyatakan diri sebagai kelompok di luar kampus (dengan kata lain, organisasi umum) yang tak ada kaitannya dengan UI…? Ketika akan menyelenggarakan kegiatan di lingkungan UI, menggunakan fasilitas UI atas nama “umum”, mendapat kendala karena tak dapat izin dengan alasan “mencatut nama UI seenaknya”…

Wew…

Pertanyaan saya: (1) yang ditakutkan oleh pihak rektorat UI apa?; (2) kenapa mahasiswanya tidak percaya diri saja melepas embel-embel UI jika memang ingin lepas dari birokrasi kampus?
Ini yang namanya masalah diakibatkan kedua belah pihak “ketakutan” … #asyek

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Basic HTML is allowed. Your email address will not be published.

Subscribe to this comment feed via RSS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: