a Jakarta-based film critic

Metode Penelitian

PENELITIAN KURATORIAL ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, memadukan studi terhadap karya (yang sudah diarsipkan atau di-database-kan oleh LUX) dengan teknik analisa konten, serta wawancara terhadap narasumber yang merupakan seniman atau pembuat fim dari karya yang dipelajari.

Saya memulai proses pengumpulan data dengan mengacu pada beberapa karya yang diulas di sejumlah literatur atau artikel kritik tetang film eksperimental Inggris, di antaranya ialah artikel-artikel yang ditulis oleh Nicky Hamlyn. Di dalam database LUX, karya-karya yang ada telah dikategorisasi sesuai dengan topik atau konteks persoalan yang berhubungan dengan gagasan dan praktik para seniman dan karyanya. Dengan memasukkan kata kunci “karya-karya terbaru” (“recent works”) dan kategori “human body”—karena penelitian ini sendiri juga dalam rangka menanggapi tema besar ARKIPEL 2018, yakni “Homo Ludens”—saya menelaah satu per satu film yang tersedia.

Dari menonton satu film yang saya rasa berkaitan dengan tema besar ARKIPEL, saya melakukan peninjauan lebih jauh terhadap si seniman yang membuat karya tersebut, yaitu dengan memeriksa karya-karyanya yang lain, seperti film-film yang ia buat sebelum dan sesudah film yang saya tonton pertama kali. Karya-karya lain tersebut umumnya juga tersedia di dalam database LUX. Untuk memperkaya pembacaan dan memperluas pemahaman terhadap konteks isu dari film tersebut, atau yang menjadi perhatian si seniman yang bersangkutan, saya juga melakukan tinjauan literatur tambahan (umumnya arsip-arsip teks yang dikoleksi oleh LUX, atau sumber-sumber yang tersedia secara online dan dapat diundung). Hal ini penting dilakukan untuk melihat posisi karya dan si seniman di tengah situasi medan perfilman Inggris, baik yang berada di ranah eksperimental ataupun medan perfilman secara umum, dan juga posisinya di tataran sinema global.

Penelusuran dari satu seniman kadang kala memberikan petunjuk baru tentang karya milik seniman lain, yang agaknya memiliki gagasan dan bentuk praktik yang berkaitan. Maka, proses pengumpulan data dalam penelitian ini berjalan seperti metode snow ball—data berkembang sesuai dengan temuan-temuan terbaru dalam proses peninjuan terhadap arsip (karya dan teks). Analisa pun juga berkembang secara induktif, dan kerangka kuratorial untuk program penayangan—salah satu output dari peneilitian ini yang akan dipresentasikan di ARKIPEL 2018—juga akan dapat berubah, menyesuaikan arah benang merah yang didapatkan dari penelitian kuratorial ini. ***


Klik di sini untuk kembali ke halaman utama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Basic HTML is allowed. Your email address will not be published.

Subscribe to this comment feed via RSS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: