masih sakit

Sungguh baik Gozali dan keluarganya—karena itu saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya—karena telah mengizinkan saya untuk menginap di rumah barunya yang mungil dan sederhana, dan tidur di atas kasur yang begitu nyaman. Rumah ini baru dibangun pasca-gempa Lombok tahun lalu.

Saya sudah tiba di Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, sejak kemarin siang. Sebuah perjalanan yang berat (terutama sejak di Padang Bai) karena demam menyerang saya. Beberapa orang di sini berpendapat bahwa saya sakit karena kelelahan di perjalanan, sedangkan saya yakin penyebab demam ini adalah AC kereta yang norak itu dan kurangnya kesempatan untuk tidur.

Sekarang, pukul sembilan malam lebih lima menit, di rumah Gozali sepi, tidak ada orang sama sekali. Saya rasa semua sedang berkumpul di markas Pasirputih.

Saya belum sembuh sepenuhnya; kepala saya masih pusing dan terasa berat dan persendian saya masih terasa ngilu. Panas badan juga belum turun stabil. Hari ini pun aktivitas saya hanya tidur, tidur, tidur…, makan, tidur, tidur, tidur,… makan, tidur, tidur, dan tidur.

Karenanya, tak ada hal yang bisa saya catat malam ini. Mungkin sebenarnya ada, tapi tenaga saya masih belum cukup untuk menguras otak lebih keras untuk menuangkan beberapa hal ke dalam tulisan.

 

Pemenang, 2 Februari 2019, pukul 21:09 WITA.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Basic HTML is allowed. Your email address will not be published.

Subscribe to this comment feed via RSS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: