menggambar lima adegan dengan oil pastel

Pukul sepuluh malam lebih sebelas menit. Konser spesial yang menampilkan Yoikustik baru saja berakhir. Saya priadi tidak terlalu tertarik dengan lagu-lagu mereka. Irama-irama lagunya terlalu “romantik” dan—maafkalau saya menggunakan istilah ini—jadul. Saya sibuk berusaha mengerjakan gambar oil pastel—mengejar target untuk bisa membuat setidaknya lima gambar satu hari agar bisa menyelesaikan kurang-lebih seratus gambar selama bulan ini—di dalam campcraft selama konser itu berlangsung, dan hanya keluar ketika band Tree O Amphibi tampil di sesi break.

Sejak saya bangun pagi, pukul sepuluh, saya langsung saja menggambar. Masih melakukan studi atas film Pickpocket karya Robert Bresson. Lima gambar yang saya buat hari ini berukuran potret dan fokus pada pengadeganan “mengambil dompet di balik jas”. Dalam montase-nya Bresson, adegan ini terartikulasi dangat indah, dan karenanya adegan-adegan tersebut menarik perhatian saya dalam membingkai salah satu tipologi kejahatan jalanan: copet.

Rapat tentang proyek seni via video call. Saya dan Siba di Pemenang, Otty di Jakarta.

Sekarang ini, kami sedang melakukan komunikasi via video call dengan Otty yang ada di Jakarta. Pertemuan online ini semacam memberi kabar tentang perkembangan terbaru dari semua proses yang dilakukan oleh para pegian di Pemenang yang menyelenggarakan Bangsal Menggawe. Katanya, Otty, sebagai salah satu ko-kurator acara ini, baru bisa akan datang ke Pemenang pada tanggal 13 Februari.

Dhuha dan Imran sedang berbagi cerita dengan Otty soal proses pembuatan “kanal TV berugak” yang menjadi fokus proyek mereka. Proyek ini sepertinya mengalami kendala di persoalan teknis: butuh alat khusus untuk “menyalurkan” tayangan video dan perlu ditemukan tempat-tempat publik yang bisa digunakan sebagai “kanal satelit”-nya. Yang sampai hari ini, baik Dhuha dan Imran belum menemukan solusinya.


Hari ini, saya senang sekali karena obrolan saya dan Ijul siang-sore-malam ini di chat. Saya merasakan sebuah kemesraan yang hangat sekali. Obrolan di chat ini membuat saya semakin rindu padanya.

Saya belum membayar uang kosan bulanan. Uang itu saya titipkan kepada Ijul untuk diserahkan kepada ibu kosan saya. Tidak enak hati sekali rasanya karena bulan ini saya terlalu terlambat membayar uang kosan—sekarang sudah tanggal tujuh. Semoga saja besok pagi Ijul tak terkena damprat atau mucem-nya si ibu kosan. Hahaha!


Pukul sebelas malam kurang lima belas menit. Sekarang Otty fokus berbincang dengan Siba mengenai bingkaian kuratorial keseluruhan proyek seni di Pemenang ini. Garis bawah dari bingkaian kuratorial mereka, kalau boleh saya rangkum, ialah tentang “apa itu pengarsipan warga” dan “pengarsipan yang diinisiasi oleh komunitas lokal”. Subject matter-nya ialah rekaman-rekaman “visual kota” untuk—mungkin salah satunya—meninjau perkembangan-perkembangan struktural, baik yang fisik maupun atas hal-hal yang tidak terlihat.

Saya duduk di sebelah Siba, mendampingi. Nanti, saya akan sangat sibuk membantu membangun konten (publikasi) dan pengelolaan website Pasirputih selama acara ini berlangsung hingga tanggal 3 Maret. Oleh karena itu, rapat Siba dan Otty menjadi penting untuk harus saya simak agar tidak ada komunikasi yang terlewat.


Saya tidak tahu, apakah besok saya juga bisa mengejar target untuk menyelesaikan lima gambar oil pastel lagi? Malam ini saya juga mulai menimbang-nimbang, apakah besok masih akan mengulik film Pickpocket atau pindah ke film Bresson yang lain…?

Lima adegan (yang di bawah) yang saya gambar hari ini.

Sudah hampir pukul sebelas malam. Tapi catatan harian ini belum tertulis cukup banyak. Gara-gara usaha untuk mengejar target gambar oil pastel tersebut, waktu saya untuk membuat catatan harian yang baik justru tersita. Energi sudah terkuras oleh gerak fisik menyapu oil pastel di atas karton board.

Catatan ini saya tunda lagi, ya! Karena rapat mulai memanas… Wkwkwk!

 

Pemenang, 7 Februari 2019, pukul 22:59 WITA.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Basic HTML is allowed. Your email address will not be published.

Subscribe to this comment feed via RSS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: