masak, sertifikat, senam, dan rapat

Pukul sepuluh malam, kami sedang rapat di Taman Sari. Sudah hampir selesai. Tiga belas menit kemudian, saya sudah berada di markas Pasirputih, duduk kembali di dalam campcraft, mengetik catatan ini.

Pasar Pemenang yang baru di Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara.

Saya bangun pukul setengah sembilan. Afifah, kakak saya, yang membangunkan. Pagi tadi, saya dan Albert mendapatkan tugas piket untuk mengurus dapur umum, termasuk memasuk makan siang untuk kawan-kawan Pasirputih.

Penampakan area bekas Pasar Pemenang yang lama. Rencananya di area ini akan dibangun kembali SD N 3 Pemenang.

Ini hari pertama saya berjalan-jalan ke Pasar Pemenang yang baru, yang ada di Desa Pemenang Timur. Pasar yang dulu sudah dihancurkan—sebagian alasannya karena bekas gempa, sebagian yang lain karena memang ada rencana dipindahkan ke bekas Lapangan Guntur Muda.

Albert memilih sayur kangkung di Pasar Pemenang.

Jalan pulang ke markas Pasirputih.

Saya dan Albert memasak menu tongkol dan sayur kangkong; kami menolak menggunakan micin sebagai penyedap rasa. Saya berinisiatif membeli segenggam ikan teri sebagai penambah rasa gurih untuk kangkong dan cabai. Untuk sambal, kami menggunakan terasi.

Albert mengiris ikan tongkol menjadi ukuran kecil-kecil.

Suasana dapur umum pagi ini yang menjadi tanggung jawab kami berdua.

Menu antimicin siang ini di Pasirputih.

Usai mengurus dapur, saya disibukkan oleh pekerjaan mengurus (lebih tepatnya menyunting) komik hasil buatan Daguel—saya menambahkan logo Pasirputih dan Bangsal Menggawe di halaman komik itu dengan menggunakan Photoshop, agar bisa disebar segera ke warga masyarakat Pemenang yang lebih luas. Komik tersebut adalah salah satu cara kami untuk mensosialisasikan kegiatan Bangsal Menggawe 2019, yang diadakan secara gotong-royong oleh para pegiat (yang juga warga lokal di Pemenang), dengan semangat kekeluargaan. Komik itu adalah salah satu medium mensilaq (undangan menurut tata cara lokal di Lombok) yang digunakan di Bangsal Menggwe.

Tapi komik-komik itu urung disebarkan hari ini karena sore menjelang senja, hujan turun dengan deras walau sesekali berhenti. Dingin yang dihasilkan udara cukup mengganggu kulit dan hidung saya.

Sepulang dari rumah Dr. Muchsin (salah satu pemuka agama Islam di Lombok Utara), saya, Gozali, Ana, Afifah, Oka, dan Sofia (anak Ana dan Gozali) menyempatkan diri makan bakso di sebuah warung di dekat rumah Dr. Muchsin.

Ketika makan bakso itu, saya mendapat kabar dari Onyong (anggota Pasirputih yang sedang berada di Jakarta mengikuti studi film di Milisifilem Forum Lenteng) bahwa Ijul berhasil menyelesaikan “tugas sertifikat” Milisifilemnya, lulus dengan mendapat nilai A. Saya senang bukan main dan bukan kepalang.

Selamat, Ijul, atas sertifikat Milisifilem kamu. Betapa senangnya! #asyek

Saya sangat senang Ijul berhasil menyelesaikan satu tanggung jawab penting sebagai pegiat budaya, pegiat visual. Sebab, menurut saya, latihan-latihan yang diberikan oleh Milisifilem adalah metode yang baik untuk melatih kedisiplinan, endurance, kerapihan, dan konsistensi serta komitmen.

Ketika hujan reda, kami bergerak ke Taman Sari, menemui Otty dan Sibawaihi yang sudah menunggu di sana. Menyusul kemudian adalah Pingkan, Anggra, Maria, Albert, Ilham, dan yang lainnya. Kami semua berlatih senam rudat. Setelah berlatih senam rudat, rapat rutin malam hari pun dilakukan hingga pukul sepuluh lewat beberapa menit.

Nah, sekarang saya harus mengunggah ke website Pasirputih artikel kuratorial yang sudah selesai ditulis Otty.

 

Pemenang, 23 Februari 2019, pukul 22:32 WITA.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Basic HTML is allowed. Your email address will not be published.

Subscribe to this comment feed via RSS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: