kembali disita oleh cerita tentang sarah

Jika kemarin hampir sebagian besar waktu saya habiskan untuk memberi materi di lokakarya Kelas Wah Pasirputih, hari ini lengkap satu hari saya hanya duduk di dalam campcraft berusaha memutar otak untuk mencari kalimat-kalimat lanjutan yang berekspreimen dengan rima dan bunyi, untuk cerita tentang Sarah.

Suasana ruangan campcraft yang saya tempati malam ini.

Proyek “cerita tentang Sarah” ini dimulai tahun lalu. Saya sempat konsisten menerbitkan bagian-bagian ceritanya yang pendek-pendek hingga bagian ke-21, lalu terhenti cukup lama. Baru dua minggu terakhir saya teringat lagi dengan proyek itu, dan berniat melanjutkannya. Waktu memulainya, saya menargetkan akan membuat 100 bagian cerita. Tapi, karena alur yang saya buat—yang tak mengacu pada kerangka karangan yang sudah dipersiapkan sebelumnya, melainkan merespon bagian-bagian yang sudah terbit lebih dulu dan idenya bersifat aksidental—saya menduga-duga bahwa cerita tentang Sarah ini akan lebih dari seratus bagian.

Saya tidak tahu, tapi yang jelas saya harus berhasil menuntaskan kasus “gajah terbang” yang tengah dihadapi Sarah. Harus mencari ide ke berbagai peluang imajinasi yang bisa saya tangkap dari interaksi sosial saya sehari-hari.

Pukul sebelas malam kurang sepuluh menit sekarang ini. Juli tak bisa dihubungi karena terakhir kali saya berbincang dengannya di WhatsApp, ia mengatakan baterai smartphone-nya tersisa hanya 1%. Ia dan beberapa kawan di Forum Lenteng sedang dalam perjalanan pulang dari Bandung menuju Jakarta. Di Bandung, sekarang ini, di Orbital Dago, sedang diadakan acara pameran arsip Kultursinema—salah satu program utama di Festival ARKIPEL. Minggu depa, galeri itu masih akan memamerkan karya-karya dari Forum Lenteng, tapi dalam acara yang berbeda. Pasukan Milisifilem akan berpameran di luar Forum Lenteng untuk kedua kalinya—tahun lalu, kami sempat berpameran di ICAD.

Energi mengetik saya, entah mengapa, kerap terkuras untuk menuntaskan catatan harian ini agar lebih panjang. Entah mengapa. Hari ini, saya rasa, terkuras oleh usaha saya mencari kalimat-kalimat yang sesuai untuk cerita tentang Sarah bagian ke-25. Hari-hari kemarin, ya, tentunya karena kegiatan-kegiatan Bangsal Menggawe. Kemarin karena kegiatan lokakarya. Besok, entah apa lagi…, mungkin lagi-lagi gara-gara proyek Embaragram itu juga.

 

Pemenang, 7 Maret 2019, pukul 22:54 WITA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Basic HTML is allowed. Your email address will not be published.

Subscribe to this comment feed via RSS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: