duka

Saya sekarang sedang duduk di salah satu emperan di dekat gedung yang ada di kawasan Rumah Duka, Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia. Ayah dari salah seorang teman dekat saya, Maria, meninggal dunia malam ini. Sudah cukup lama ayahnya menderita sakit, salah satunya karena gula. Beberapa hari lalu, kami mendengar kabar kalau ayahnya Maria masuk rumah sakit lagi, koma. Tadi siang, Maria membangunkan saya dari tidur, curhat. Ia menumpahkan kegalauan hatinya karena mantan pacarnya diketahui memiliki pacar baru. Tapi, saya sudah menduga siang tadi itu, bahwa sepertinya Maria—sadar tidak sadar—sedang menggelisahkan hal yang lain. Saya turut berduka karena malam ini ayahnya sudah tidak bersama kita lagi.

Karena saya sedang berada di Rumah Duka bersama teman-teman yang lain, saya tidak bisa bercerita lebih banyak. Saya hanya bisa berdoa supaya ayah Maria mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan yang sebesar-besarnya dan sekuat-kuatnya. Semoga Maria juga tabah menghadapi situasi ini.

 

Jakarta, 10 Mei 2019, pukul 23:21 WIB.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Basic HTML is allowed. Your email address will not be published.

Subscribe to this comment feed via RSS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: