membaca dea anugrah

Seharian ini, membaca artikel-artikel Dea Anugrah di berbagai situs online. Di mata saya, tulisan-tulisan Dea Anugrah seakan menjadi guru—tapi tulisannya tidak menggurui—karena menunjukkan betapa sastra memainkan peran penting untuk membuat pikiran yang ditumpahkan menjadi kata-kata bisa tampil dengan demikian elegan dan berwibawa.

Selain itu, saya juga mulai membaca beberapa jurnal penelitian yang membahas tentang meme. Untuk esai @masdalu yang keenam, saya berjanji kepada Dalu Kusma akan membahas isu tentang meme karena saya berpendapat bahwa praktiknya dalam mengelola @masdalu memiliki kaitan dengan fenomena yang pernah ia geluti setahun-duatahun sebelum dia membuat akun Instagram tersebut.

Ada PR yang harus dikumpulkan, besok, PR kursus. Tapi, jurnal penelitian tentang meme, dan artikel-artikel Dea Anugrah, di depan saya sekarang ini, lebih menggoda untuk disantap.

 

Jakarta, 30 Juni 2019, 21:17 WIB.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Basic HTML is allowed. Your email address will not be published.

Subscribe to this comment feed via RSS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: