menginstagram stories sepanjang malam

Tidak ada kegiatan khusus hari ini. Sejumlah anggota keluarga besar sudah kembali ke kotanya masing-masing. Hafiz dan Fadil serta Nedria, sudah terbang ke Jakarta tadi siang. Saya dan saudara sulung saya, beserta Syania, sepupu saya, baru akan terbang besok siang.

Tenda bekas pesta pernikahan sudah semuanya dibereskan. Barang-barang yang dua hari kemarin saya jaga malam hari, sudah diambil para pemiliknya. Afifah dan Nawawi hari ini juga sudah pergi jalan-jalan ke mall, membeli pakaian. Mereka akan berangkat ke Lombok melalui jalur darat pada tanggal 13 Juli nanti, rencananya.

Menjelang sore, saya sibuk dengan smartphone, karena saya membuat beberapa kalimat pendapat untuk dimuat di Instagram Stories, tentang fenomena meme. Sebenarnya, bisa dibilang saya sudah terlambat membahas fenomena ini, karena meme sudah dikupas habis-habisa (hingga kini) sejak awal era 2000-an.

Hingga sekarang, beberapa orang merespon pendapat saya di Instagram Stories. Tapi kebanyakan responnya hanya memberi emoticon saja.

Saya masih akan melanjutkan pendapat ini beberapa Stories lagi, karena belum sampai ke soal pokok yang ingin saya lemparkan: isu tentang Baiq Nuril.

 

Pekanbaru, 8 Juli 2019, pukul 23:43 WIB.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Basic HTML is allowed. Your email address will not be published.

Subscribe to this comment feed via RSS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: