kembali ke jakarta

Perjalanan di pesawat hari ini, dari Pekanbaru menuju Jakarta, terasa kurang nyaman. Turbulensinya terjadi cukup sering. Di sebelah saya, tidak ada Aghy. Ia duduk di belakang saya. Hanya dua orang yang tak saya kenal yang duduk mendengkur di samping saya.

Untung saja saya membeli tiket dengan paket makanan sehingga saya punya cara untuk membuat waktu satu setengah jam itu terasa berlalu dengan cepat: makan sedikit demi sedikit dan pelan-pelan, menikmati setiap suapan. Tapi cara itu gagal. Saya masih menunggu begitu lama, geregetan dengan turbuluensi yang berkali-kali. Saya iri sekali kepada saudara sulung saya tadi karena dia tidur selama penerbanngan.

Setibanya di Jakarta, saya tidak langsung berjalan menuju markas organisasi karena saya harus mengikuti kegiatan kursus bahasa Inggris di Slipi. Setibanya di markas, saya berbincang dengan Otty dan Puji (temannya Otty) tentang recana mereka untuk membuat sebuah jurnal dengan fokus Asia Tenggara.

Malam larut. Setelah catatan ini, mungkin saya akan tenggelam lagi ke media sosial, atau langsung tidur saja.

 

Jakarta, 9 Juli 2019, pukul 23: 48 WIB.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Basic HTML is allowed. Your email address will not be published.

Subscribe to this comment feed via RSS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: