usai diskusi, kepikiran bikin website lagi

Dan, ya… akhirnya Hilary nongol juga ke pameran tunggalnya Maria. Semalam, sekitar pukul sebelas malam, saya dan beberapa kawan dinasehati oleh Otty soal kewajiban-kewajiban yang lalai kami kerjakan dengan baik akhir-akhir ini.  Beberapa menit setelah rapat itu, saya menemui Hilary di dekat jembatan penyeberangan Simatupang—dari sana kami jalan berdua ke Jalan H. Saidi—

Karena pameran Maria sangat sederhana—bukan berarti tidak berkualitas—Hilary bisa melihat pameran itu dengan cepat. Sepertinya dia tidak membutuhkan penjelasan panjang lebar Maria tentang proyek “residensi di rumah sendiri” yang dikerjakan beberapa minggu itu. Oleh karenanya, Hilary punya waktu banyak untuk nongkrong bersama saya, Maria, dan Pingkan. Ia pun berniat untuk menginap di kosan Pingkan. Jadilah saya, dengan sukarela, mengikuti kegiatan itu yang menyebabkan saya begadang lagi hingga subuh hari.

Hilary kembali ke kantornya di Kedoya tadi siang, sedangkan orang-orang di markas kami bekerja seperti hari-hari biasanya. Begitu pula saya, kembali tenggelam ke ratusan arsip online yang belum juga beres sejak kapan tahu.

Kegiatan merapikan arsip itu berlangsung hingga pukul tiga sore, hingga akhirnya saya harus beranjak dari meja kerja karena ruangan harus dirapikan. Meja-meja dipindahkan ke luar ruangan, lalu bangku dan kursi disusun. Kami bersiap-siap menyambut acara diskusi tentang pameran tunggal Maria. (Sayangnya, Hilary tidak bisa mengikuti acara tersebut).

Diskusi itu berjalan dengan cukup alot, terutama perdebatan antara Dolorosa dan Hafiz mengenai “seni berbasis riset/proyek”. Saya belum punya semangat untuk mencatat detail peristiwanya di sini. Kalau saya tidak salah ingat, Maria pernah berkata bahwa dia akan mentranskrip rekaman diskusi ini agar bisa dimuat di…

Oh, iya! Maria belum punya website yang oke. Padahal, sebagai seorang seniman, halaman profil dan portfolio merupakan aspek penting yang harus dimilikinya.

Nah, sebagai ungkapan rasa sayang saya kepada Maria, saya berjanji (kepada diri sendiri, dulu sekali) akan membuatkannya website jika dia bisa sampai ke fase pameran tunggal. Saya kira, minggu-minggu inilah waktu yang pas untuk merealisasikan janji itu. Saya sendiri geli melihat reaksinya saat menawarkan hadiah ini beberapa hari lalu. Kami sudah mulai membuatnya, dan saya bertekad website itu sudah terisi dengan baik sebelum minggu depan.

 

Jakarta, 19 Juli 2019, pukul 23:12 WIB.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Basic HTML is allowed. Your email address will not be published.

Subscribe to this comment feed via RSS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: