kebahagiaan millennial yang hakiki

Kita, generasi Millennial, patut berbahagia dan bangga, karena kita punya Dea Anugrah. Begitulah saya berteriak di Instagram Stories usai membaca tulisannya yang terbaru. Bukan karena esai itu lekat dan dekat dengan orang-orang yang nyaris berumur tiga puluh, tetapi justru karena kepekaannya membaca situasi, dan mengkritisi situasi itu dengan bertindak sebagai contoh, untuk menyiratkan suatu pernyataan tegas: kita bukan sedang tidak melakukan apa-apa.

Ah…! Saya jadi merasa tidak perlu menulis panjang-panjang mala mini. Tulisan Dea sudah begitu melenakan saya. Betapa lebih nikmat menjadi pembaca daripada penulis. Sungguh.

 

Jakarta, 24 Juli 2019, pukul 23:58 WIB.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Basic HTML is allowed. Your email address will not be published.

Subscribe to this comment feed via RSS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: