012 – Permintaan Sarah Pagi Ini

“Mengapa Si Gajah begitu murung?” tanya si sosok kecil kepada Sarah.

“Dia ingin terbang…” jawab Sarah.

Hari masih pagi. Sarah belum mandi, tapi ia sudah duduk di ruang seberang dapur, tempat si sosok kecil biasanya berselimut di malam hari. Di dekat mereka, ada lima tumpukan buku tipis, salah satunya terbuka. Sarah menatap ke halaman buku yang terbuka itu. Dan memang, tampak di halaman tersebut, Si Gajah sedang bermurung diri.

“Katanya, dia ingin ketemu Langit!” kata Sarah lagi, dengan suara yang lebih tegas. Si sosok kecil menyadari bahwa Sarah-lah yang kelihatan lebih bersemangat untuk bisa ke langit.

“Bukan ke langit, tapi bertemu Langit…!” Sarah berseru, seakan bisa membaca pikiran si sosok kecil. “Kau mau membantu Si Gajah, kan…?!” tanya Sarah, dengan mata berbinar. Itu lebih seperti perintah daripada permohonan.

“Bagaimana bisa…?” kata si sosok kecil, mengernyitkan dahi. “Dan ‘langit’, maksudnya apa? Orang…? Siapa dia…?”

“Bukan!” jawab Sarah, kepalanya menggeleng kencang. “Langit itu, ya, Langit!”

“Langit…, yang itu…?” si sosok kecil bertanya lagi, sambil menunjuk langit.

Kali ini Sarah menjawab dengan anggukan kepala dan senyum lebar.

“Mau…?!” tanya Sarah beberapa detik kemudian, setelah mereka berdua diam cukup lama satu sama lain. Sarah tampaknya berharap tinggi (menunggu jawaban si sosok kecil), sedangkan si sosok kecil justru kebingungan.

“Tapi, bagaimana caranya…?”

“Kita harus menolong Si Gajah supaya bisa terbang…!” kata Sarah dengan penuh keyakinan. Ia kemudian berdiri, dan berlari—langkahnya memang kecil-kecil, tapi lantai rumah bergemuruh dibuatnya.

Sarah berlari ke kamar di mana ia biasa tidur bersama si kakak. Ia membangunkan si kakak yang kebetulan pagi itu didului oleh Sarah dalam hal bangun pagi.

Ibu, seperti biasa, ada di dapur. Ibu sedang memasak bubur untuk Sarah, dan nasi goreng untuk si kakak.

Di tengah kebingungannya, si sosok kecil kemudian mendengar sorak-sorai kedua bocah yang saat itu, di dalam kamar, melompat-lompat girang. Si sosok kecil pastinya akan semakin tak mengerti jika misalnya dia tahu bahwa si kakak menyanggupi permintaan Sarah: menolong Si Gajah supaya dia bisa terbang, menemui Langit. *

_______
Cerita ini adalah bagian dari karangan panjang berjudul “Sejurus Pandang pada Sarah“. Bab-bab dari karangan ini lebih dulu terbit sebagai cerbung di akun Instagram @embaragram sejak tanggal 28 Agustus 2018 dan masih beroperasi hingga sekarang. Selain itu, repost dari karangan ini juga termuat di media Wattpad Embaragram.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.