Meraung Ruang Adalah Rangrang

Kemarin, usai petang
kulihat semut rangrang
meraung ruang
meronta berang
bagaikan diserbu tabuh genderang
yang berbunyi lantang
melupakan apa yang sumbang
dengan otot-otot regang
tanpa duduk tenang
membunuh riang

Kemarin, malam kelabu
tanpa kelambu
bergerak semu
menemani ambu
menantang tabu
memecah syahdu
menggoreng sendu
dirundung ragu

Tatkala peraga-peraga terbelah
tubuh-tubuh menyerah
tubuh-tubuh melemah
tubuh-tubuh menyanggah
tubuh-tubuh patah

Kemarin, usai petang
semut rangrang menerawang
kegagalan permainan ruang
dengan mimik memberang
bagaikan menabuh genderang
memupuk bunyi-bunyi lantang
menginjak segala sumbang
hingga ototnya meregang
mencari tenang
yang telah lama dilarikan riang.

Manshur Zikri
Yogyakarta, 23 Oktober 2020

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.